Cari Blog Ini

Rabu, 23 Januari 2019

Catatan hari ini, 23.01.2019




Marah, Kecewa, Benci, Sakit Hati?


Anda bertanggung jawab sepenuhnya terhadap diri anda. Setiap pilihan emosi (marah, sedih, kecewa, benci, ataupun gembira, senang, bahagia, tertawa, tersenyum) adalah hak anda sepenuhnya.

Pertanyaannya adalah, mengapa mesti memilih sedih/kecewa kalau anda bisa memilih gembira/bahagia? Ketika memilih emosi negatif (marah, sedih, Kecewa, dll) sadarkan Anda akan resikonya?


MENGAPA EMOSI NEGATIF BISA MUNCUL?

Apakah karena keadaan yang tak sesuai dengan yang anda inginkan?

Karena lingkungan yang tak mendukung?

Karena kekurangan atau kelemahan yang anda miliki?

Apakah karena sikap orang lain yang tak sesuai dengan kehendak anda?

Karena masa lalu yang membelenggu?

Anda bisa menambahkan 1000 macam alasan pada (…) di atas. Semakin anda berhasil menambahkan berbaris-baris alasan, semakin menguatkan bahwa anda tidak mampu mengendalikan perasaan anda!

Anda marah/kecewa membaca tulisan ini?

bila begitu, STOP sampai di sini. 


Silakan kembali membaca tulisan ini jika amarah tersebut reda.

(kalau berkenan, tentunya...huehuehue)


MENGENAL JENIS-JENIS EMOSI

Emosi yang positif adalah emosi yang bisa menunjang dan memperkuat motivasi kita untuk bergerak selaras dengan tujuan. Emosi tersebut bersifat menyenangkan, menentramkan dan membahagiakan. Kinerja otak menjadi optimum, karena mampu mensinergikan segala daya intelektual untuk mengatasi masalah.

Sebaliknya, emosi negatif sering membuat diri kita demotivasi (kehilangan motivasi) dan mengalami krisis kepercayaan. Kemampuan intelektualitas kita sering hilang karenanya. Tak jarang hal ini berakibat fatal. 

Dalam neurologi, otak manusia dibagi menjadi 3 bagian (konsep triune). Otak Reptil, yang berfungsi sebagai alarm bahaya; otak Mamalia yang berfungsi sebagai pengendali emosional; dan otak Neo-korteks yang berfungsi sebagai pengendali kecerdasan. Salah satu bagian penting otak adalah Amygdala, yang berfungsi sebagai pusat emosi. Bila ada rangsangan dari luar dan Amygdala memaknai positif (emosi positif), maka otak Neo-Korteks yang akan bekerja memproses rangsangan tersebut. Sebaliknya, bila rangsangan tersebut dimaknai negatif oleh Amygdala (emosi negatif), maka otak Reptil-lah yang akan memprosesnya.

Dalam keadaan marah atau terdesak, manusia mempunyai kecenderungan untuk mengaktifkan otak reptilnya yang akan memerintahkan untuk memilih dua hal : LARI (menghindar) atau LAWAN. Contohnya bila kita berjalan di hutan dan tiba-tiba mendapati binatang buas yang siap menerkam.

Terdapat puluhan jenis emosi dalam diri manusia, tetapi yang bisa diidentifikasi secara fisik hanya berkisar belasan saja. Berikut ini jenis-jenis emosi :

Emosi Positif (perasaan yang menyenangkan) :

Dihargai, diterima, dipercaya, disayangi, dicintai, tenang, nyaman, santai, aman, damai, yakin, besar hati, berani, bangga, tegas, antusias, puas, bersemangat, senang/ gembira, bahagia, dll.

Emosi negatif (perasaan yang tidak menyenangkan)

Takut, marah, jengkel, sedih, kecewa, benci, sakit hati, malu, buruk, bosan, susah, bingung, kalah, depresi, kecil hati, ragu-ragu, bodoh, bersalah, terluka, acuh, gugup, ditolak, tak berharga/tak bernilai, terbuang, tertekan, , tertutup, tak nyaman, tak bahagia, dll


KENALI EMOSI DIRI

Salah satu kunci penting untuk memberdayakan diri adalah mengenali emosi (perasaan) diri. Hal tersebut adalah kunci kesuksesan, sebagaimana kata Daniel Goleman dalam buku Emotional Quotient (EQ). Bahwa IQ (kecerdasan intelektul) hanya berperan 20 % terhadap kesuksesan, selebihnya yang dominan (80 %) adalah EQ (kecerdasan Emosional).

Kunci kecerdasan Emosional (EQ) menurut Daniel Goleman adalah :

1. Mampu mengenali emosi diri sendiri (ini juga disebut sebagai sadar diri)

2. Mampu mengelola emosi diri dan mengungkapkannya secara tepat kepada orang lain.

3. Mampu memotivasi diri sendiri

4. Mampu mengenali emosi orang lain (empati). 

5. Mampu membina hubungan dengan orang lain


Berikut 5 cara yang bisa digunakan untuk mengenali emosi diri :

A. Kenali setiap pemicunya.

Mengapa anda sampai marah, kecewa, kesal, benci? Apakah pemicunya berasal dari luar, orang atau lingkungan, atau berasal dari dalam diri anda sendiri?

B. Rasakan sensasi fisik yang timbul.

Perhatikan sensasi fisik di tubuh. Berkeringat, tegang, napas cepat, denyut jantung meningkat, mata/telinga atau wajah memerah, dll.

C. Sadarilah bahwa sejarah pribadi diri adalah sesuatu yang tidak bisa diubah.

Lepaskan diri dari belenggu masa lalu. Hentikan semua emosi negatif yang terpengaruh olehnya.

D. Kenali keyakinan & pikiran anda lebih dalam

Bagaimana anda memandang situasi yang sangat mungkin akan membuat anda terdesak? Uraikan lebih jauh dampak yang timbul akibat emosi negatif itu. Apakah keyakinan yang dianut bisa mentolerirnya? Apakah hal itu sejalan dengan pemikiran dan tujuan yang akan anda gapai?

E. Kenali maksud anda.

Apa tujuan anda melontarkan/mengekspresikan emosi? (baca indeks di bagian paling bawah) Apakah ketika marah pada seseorang anda bermaksud memelihara kontrol, atau untuk menghindari dikontrol? Apakah hal itu dimaksudkan untuk melindungi hak-hak anda, ataukah hal itu sebagai tindakan balasan?

Ketika mengekspresikan kesedihan, hal itu dimaksudkan sebagai upaya agar anda diperhatikan, dikasihani atau disayangi? Ataukah anda sedang ingin membuat jarak dengan orang lain?



MEMILIH PERASAAN SENDIRI

Banyak orang tidak percaya bahwa mereka sesungguhnya bisa MEMILIH PERASAAN mereka sendiri. Mereka menganggap bahwa ketika ada rangsangan A dari luar, maka secara otomatis perasaan A’ yang akan timbul. Sebagai misal, ketika atasan marah habis-habisan, begitu keluar ruangan secara otomatis rasa sedih, kecewa, benci atau sakit hati akan melanda bawahannya. Benarkah selalu demikian?

Dalam buku HOW YOU FEEL IS UP TO YOU, Gary Mckay dan Don DinkMeyer mengungkapkan bahwa sesungguhnya manusia memiliki kebebasan untuk memilih perasaannya sendiri, lepas dari pengaruh rangsangan yang timbul. Hal tersebut sesuai dengan penelitian Neurologi, bahwa ketika Amygdala dilatih, maka ia bisa MEMILIH saklar mana yang akan diaktifkannya : otak Reptil ataukah otak neo korteks.

Dua penulis tersebut mengembangkan sebuah formula sederhana yang disebut dengan FORMULA ACE (Accept, Choose, Execute) yang bisa digunakan untuk membantu memilih perasaan.


A=ACCEPT (Terimalah diri anda dan perasaan-perasaan Anda)

Belajarlah untuk menerima seutuhnya semua bagian dari diri anda : kekurangan, kelemahan, ketidaksempurnaan. Sadari jika memang anda tidak tampan/cantik, tidak kaya, tidak menarik, mempunyai gangguan kesehatan, mempunyai kekurangan fisik atau cacat. Sadarilah bahwa sejarah masa lalu anda mungkin tidak cukup indah.

Belajar untuk menerima diri sendiri adalah hal terpenting, karena tanpanya anda pasti tidak akan dapat menerima perasaan-perasaan sendiri. Rasa terkucil, terbuang, kecil hati, kecewa bahkan benci akan selalu hinggap!


C=CHOOSE (Pilihlah maksud-maksud, keyakinan dan perasaan baru)

Sebenarnya setiap perasaan memiliki tujuan. Belajarlah untuk mengenalinya. Apa sesungguhnya yang ingin anda capai dengan memilih perasaan tersebut? (lihat indeks di bagian bawah). Apakah maksud anda tersebut menguntungkan dalam jangka panjang? Sudahkah anda berhitung konsekuensinya?


E=EXECUTE (Jalankan pilihan-pilihan baru)

Setiap perubahan memerlukan tindakan. Karenanya bertindaklah berdasarkan pilihan terbaik yang bisa anda buat. Pahami juga pilihan apapun, selalu mengandung resiko. Tegaskan komitmen pada diri anda, untuk SIAP membayar resiko itu!

®copas"syairbumi"

Tidak ada komentar:


Kamis, 23 November 2017

Catatan Tuk Sepotong Hati

(To @t13^Someone said)

Janganlah engkau lukai kepercayaan
Janganlah engkau berkhianat dengan kepercayaan
Jangan pula engkau kecewakan kepercayaan
Jagalah ia dengan keikhlasan setulus hati

Coz, saat kepercayaan berada pada titik jenuh,
Ia takkan pernah kembali seperti dulu lagi.

Layaknya seperti kertas yang diremuk,
Seperti gelas yang tlah pecah.
Segigih apapun engkau memperbaiki,
Semua tak lagi sana.

Kamis,23.11.2017
@t13-botaiminogasu-salamuntukdiayangjauhdisana.

Jumat, 31 Maret 2017

Sabuk hitam kehidupan

Putih adalah pemula, hitam adalah piawai.
Warna hitam berawal dari warna putih yang sudah terkena debu, kotoran, tanah, keringat, bahkan darah, dan ini adalah proses yang berjalan bersama kehidupan, pengembangan kapasitas diri hingga masuk ke dalam tahap piawai.

Sebenarnya kesalahan dan kegagalan adalah satu paket keberhasilan atau kesuksesan. Masalanya banyak orang yang tidak suka gagal, menghindari gagal sehingga proses-proses belajar untuk memiliki sabuk hitam terhambat.

Kepiawaian adalah tahapan logis dari menyadari dan memahami, setelah aku tahu (sadar) aku salah atau gagal, kemudian aku memahaminya (letak kesalahan dan tidak perlu mengulanginya), aku akan mencoba masuk ke tingkat piawai. Mulailah sabuk yang putih berubah warna.

Berbicara tentang karakter, maka berbicara tentang kehidupan yang terus mau belajar dan dibentuk hingga kita piawai dalam menjalaninya. Proses pembentukan karakter itu bertahap, ada proses yang dijalani dan ada hasil yang mengikuti.

Saat belajar naik sepeda, tantangan dan kenikmatannya berbeda dengan naik sepeda motor. Saat bisa mengendarai sepeda motor, maka itu berbeda pula saat mengendarai mobil. Tingkat pengertian, pemikiran dan pengendalian emosi saat naik sepeda, sepeda motor dan mobil juga berbeda. Semuanya butuh proses dalam belajar dan ada tantangannya sendiri.

Saat aku sedang ingin belajar sabar, maka ada tantangan yang bertahap. Bisa saja proses itu dimulai belajar antri dan menghormati antrian orang lain, menahan amarah dengan sesama dan berusaha bicara sopan, belajar menunggu jawaban atau hasil yang kita harapkan, berpikir realistis, belajar menemukan penyekesaian masalah yang ditemui, dan ada banyak lagi proses. Semua itu bertahap.

Dan aku, alhamdulillah dianugerahi oleh Yang Maha Kuasa dengan akal dan pikiran. Sejatinya itu lah perbedaan kodrati antara manusia dan binatang. Dengan begitu, aku akan menggunakan akal dan pikiran ku untuk berproses mencapai sabuk hitam, merubah warna putih menjadi hitam.
Jika pikiran mati, raga hidup analoginya adalah mayat hidup. Aku tidak akan menjadi mayat hidup yang berkeliaran di dunia.

Untuk hal-hal kecil saja, aku yakin setiap orang akan menggunakan akal pikirannya. Contoh sederhananya saat kita menulis di kertas dengan pensil dan ternyata ada salah tulis atau ada huruf yang terlupakan. Siapapun itu, pasti akan menggunakan pikirannya untuk memperbaiki tulisannya. Perbaikan tulisan butuh proses. Prosesnya adalah mencari karet penghapus dan menghapus tulisan yang salah. Untuk menemukan dan menjalankan proses itulah pikiran digunakan.

Simpan kata-kata ini dalam pikiran Anda
"Ujian Menentukan Kualitas"

©at1ë>jambi2017.

Kamis, 30 Maret 2017

Arti Sebuah Perjuangan Bagiku

Ini sebuah pengalaman dan realita rock 'n roll yang aku tuangkan dalam sebuah pemikiran.




Buat aku, perjuangan bukan hanya sekedar pengorbanan tetapi sebagai sebuah kehormatan yang menandakan segalanya. Apalagi perjuangan tentang cinta. Sebuah perjuangan tidak bisa diraih dengan waktu yang singkat tetapi harus melalui berbagai pengorbanan yang mempertaruhkan kehormatan. Buat aku, perjuangan adalah kebanggaan, tinggal bagaimana seseorang menghargai perjuangan aku.

Gagal / Patah Hatil, itu biasa! jangan jadikan sebuah kegagalan sebagai kelemahan tapi jadikan kegagalan sebagai sebuah tonggak awal perjuangan yang baru. Ketika kita mempunyai keinginan, di situ pasti ada jalan.
Jangan nyerah gitu aja! kejar terus apa yang kita mau! walaupun gagal aku akan tetap bangga dengan perjuangan aku. suatu saat nanti kamu akan mengerti, ini cuma sebuah proses menghargai.

Aku ga marah sama hasil perjuangan yang tak dihargai. Karena aku yakin itu cuma sebuah proses. Tetapi aku akan sangat marah kalau perjuangan aku dikhianati. Aku akan sangat benci seseorang yang mengkhianati sebuah perjuangan. Ini bukan ancaman, tetapi sebuah level kesetiakawanan yang memble, NOL BESAR ! menusuk ! tak berarti buat sang pengkhianat. apalagi sang pengkhianat pernah menjadi seorang sahabat. Apakah sebuah NOL BESAR masih bisa dihargai ? damn it !

Aku sadar, persahabatan ternyata bukan cuma sekedar ikatan tetapi juga merupakan sebuah keluarga yang utuh. Keluarga yang hanya akan saling membantu dalam sebuah proses. Apakah masih bisa dihargai andaikan masih ada pengkhianatan dalam sebuah persahabatan? Apakah penghargaan untuk seorang NOL lebih dihargai daripada sebuah perjuangan yang mempertaruhkan kehormatan? Okay, aku bisa mengerti itu kalau sang pengkhianat adalah SAMPAH.
©p'dhïě

Sabtu, 16 April 2016

Mengatur Hak Akses File Dan Folder Pada Windows Server 2008

           Salah satu keuntungan yang ditawarkan pada format NTFS dari FAT adalah kita dapat mengatur file dan folder permission dan ownership. Dengan pengaturan yang baik pada file dan folder permission dan ownership ini secara signifikan dapat meningkatkan keamanan pada data di server kita. Selain itu, file dan folder permission memberikan hak akses kepada masing-masing pengguna pada file dan folder yang digunakan bersama-sama.
         Kita biasanya melakukan pengaturan ini dengan membuka windows explorer kemudian mencari dimana file yang akan kita atur file dan folder permissionya, kemudian klik kanan properties dan Kemudian di tab security. Kemudian di kotak dialog pada tab security klik tombol advanced, disini kita dapat melihat apa yang dapat dilakukan oleh administrator web kita.

Jenis Hak Akses File dan Folder
Hak akses File dan Folder Dasar
          Pada dasarnya pada system operasi windows pada volume NTFS dikenal dua level file dan folder permission yang dapat digunakan untuk mengontrol pengguna dan grup pengguna. Yaitu basic permission dan special permission. berikut ini daftar hak akses folder dasar yang didukung oleh Windows Server 2008 pada volume NTFS:
  • Full Control : mempunyai hak akses membaca, menulis, merubah, dan menghapus file dan sub folder.
  • Modify : mempunyai hak akses membaca, menulis ke file di dalam folder dan menghapus di folder diakses.
  • List Folder Content : mempunyai hak untuk memperoleh daftar file dan folderdan mengekskusi file.
  • Read and Execute : mempunyai hak untuk melihat file dan folder dan mengekseskusi file.
  • Write : mempunyai hak akses untuk membuat file dan folder baru di folder yang diakses.
  • Read : hanya mempunyai hak akses melihat daftar file dan folder.
Hak Akses File dan Folder Special
         Seperti disebutkan sebelumnya selain ada hak akses file dan folder dasar juga ada hak akses file dan folder khusus. Hak akses dasar hanya merupakan pre-packet dari hak akses file dan folder khusus. Hak akses khusus menawarkan lebih banyak pilihan dan lebih aman dari hak akses dasar. Sebagaimana dapat dilihat pada gambar di atas. 
  • Traverse folder / execute file : Memungkinkan untuk mengakses ke folder tetapi tidak untuk file dalam folder. Memungkinkan eksekusi file.
  • List folder / read data : memberikan izin untuk menampilkan nama file dan folder. memungkinkan untuk membaca data dan isi dari file yang akan dilihat.
  • Read attributes : Memungkinkan membaca atribut dasar dari sebuah file atau folder.
  • Read extended attributes : Memungkinkan membaca atribut dari sebuah file.
  • Create files / write data : memungkinkan untuk membuat file option, menyalin, memindahkan file dalam folder. memungkinkan menulis data dalam sebuah file untuk ditimpa (tidak mengizinkan menambahkan data).
  • Create folders / append data : memungkinkan untuk membuat folder option, membuat sub-folder dalam folder. membubuhkan ke file yang ada (file tidak dapat ditimpa).
  • Write attributes : memungkinkan mengubah atibut dasar dari file atau folder.
  • Write extended attributes : Memungkinkan mengubah atribut file.
  • Delete subfolders and files : Mengijinkan untuk menghapus file atau sub folder dalam folder tersebut.
  • Delete : Memungkinkan untuk menghapus file atau folder. User atau grup harus memiliki izin untuk menghapus sub-folder atau file yang terkandung di dalamnya.
  • Read permissions : Memberikan akses baca baik dasar dan khusus dari file dan folder.
  • Change permissions : Memungkinkan untuk mengubah akses dasar dan khusus dari file atau folder.
  • Take ownership : Memungkinkan pengguna untuk mengambil kepemilikan dari sebuah file atau folder.


Jumat, 26 Februari 2016

Inspirasi Sepotong Besi

Al-Hadid (besi)

Ketika sepotong besi jadi tombak
besi tak pernah tahu
untuk apa dia dijadikan tombak

Ketika sepotong besi jadi pisau
pisau tak pernah tahu
untuk apa dia jadi pisau

Ketika sepotong besi jadi peniti
peniti tidak pernah tahu
untuk apa dia jadi peniti

Kecuali suatu hari tombak
dijadikan alat pembunuh
dan bersarang di jantung kiri
tombak mengeluh
aku tak ingin jadi seperti ini

Demikian pisau
ketika menemukan dirinya
di leher sebagai penebas
pisau mengaduh
aku tak bercita-cita jadi begini

Ketika besi yang menjadi senjata
berubah fungsi
diam-diam peniti mensyukuri
"aku menjadi, penyemat baju seorang sufi
setiap hari aku dibawa
rukuk sujud dan mensyukuri
nikmat Tuhan yang diberi
aku tidak ingin patah
biar berkarat aku ini"
by: @t13* 26.02.16

Sabtu, 19 Desember 2015

12 Budaya Terlarang Bagi Perempuan Minang

Minangkabau adalah etnis yang unik, sebagai etnis/suku yang memegang paham matrilineal, Minangkabau meletakkan perempuan dalam posisi yang sangat istimewa. Di alam Minangkabau, perempuan amat sangat dihormati. Perempuan memiliki tempat dan hak suara di dalam kaum. Pendapatnya didengar, pertimbangannya diperlukan. Perempuan benar-benar mempunyai nilai. Jika kita larikan ke falsafah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah penghormatan Minangkabau terhadap perempuan selaras dengan penghormatan syarak/agama Islam terhadap mereka, sebagaimana termaktubnya surat khusus bernama An-Nisa (perempuan) dalam kitabullah (Al-Qur’an).
Keistimewaan yang diberikan kepada perempuan Minangkabau itu tentu harus diikuti dengan serangkaian usaha untuk menjaganya. Sebab, sesuatu yang istimewa adalah sesuatu yang terjaga dan dipelihara sebaik mungkin. Oleh karena itu, para pendahulu menetapkan aturan atau pendidikan terhadap anak-anak perempuan agar tetap menjaga keistimewaan mereka. Nuansa pendidikan itu disebut dengan sumbang, yang dapat diartikan sebagai sesuatu yang tidak pada tempatnya. Sumbang ini terdiri dari 12 poin yang bisa kita bahasakan sebagai 12 budaya terlarang bagi perempuan Minangkabau. Budaya dalam konteks ini berarti kebiasaan yang tidak boleh dilakukan oleh perempuan Minang demi menjaga warisan budaya dari para pendahulunya.